CIANJUR, INTELMEDIA.CO - Aliansi pemuda peduli Hukum mendorong bawaslu untuk menuntaskan kasus pelanggaran terkait ijazah Palsu. Pihak intelmedia.co saat menemui Galih dipengajian rutinan dikopem Kamis 27-06-2019
"Demokrasi yang dimana, adalah suatu pesta rakyat untuk menentukan pemimpin. Pemilihan wakil rakyat terjadi dalam lima tahun sekali,
Maka ketika pesta demokrasi kita sebagai penentu suara berhak untuk mengawal, agar pesta demokrasi berjalan jujur, adil dan bersih dari korupsi, Kolusi, dan nepotisme," Ucap Galih
Proses demokrasi juga ada yang masih rancu, karena masih banyak oknum di dalamnya salah satunya yaitu tentang ijazah.
"Namun kita miris, ketika dalam proses pesta demokrasi yang terjadi di Kab. Cianjur tercoreng oleh oknum-oknum
Peserta demokrasi, yang dimana adanya proses terkait ijazah palsu. yang diproses, oleh panitia yang terlibat sebagai oknum pelanggaran juga tidak sesuai dengan peraturan pemilu di kab. Cianjur," Ujarnya
Aliansi pemuda peduli hukum juga akan tetap mengawal, meskipun sudah di titik akhir, karena adanya kecurangan yang sangat tidak layak.
"Maka dengan ini kami menuntut. Untuk Mendorong, bawaslu dan gakumdu untuk segera menuntaskan kasus ijazah palsu, secara tegas, kepada oknum yang terlibat di dalamnya. Segera bawaslu dan gakumdu, untuk memeriksa oknum yg terlibat meloloskan ijazah palsu dari partai. . . .Aliansi pemuda peduli hukum juga akan mengadakan aksi. Asalnya, akan dilaksanakan pada hari jumat namun dalam aturan 3x 24 jam maka kita akan melakukan aksi pada hari senin tanggal 1 juli 2019," pungkasnya
Kips