Pemimpin BNI Cabang Bima Lama di Mutasi, Nasib Anggota KUR BNI di Bima Sangat Memprihatinkan
Foto : Ketua DPC Sepernas Kabupaten Bima
Bima ~ Intel Media Bima ~ Roda ekonomi di Kabupaten Bima dan sekitranya terus berputar dan mengalami kemajuan yang sangat menunjukan tingkat kemajuan yang dirasakan oleh Kredit Usaha Rakyat (KUR) di bidang pertanian, peternakan, perdagangan dan lain sebagainya.
Namun patut di sayangkan dan dipertanyakan, kenapa saat ekonomi masyarakat Kabupaten Bima mendekati tingkat kemajuan dan merasakan hasil dari KUR BNI di Bima saat itu pula langsung dimutasi orang yang pernah mendapatkan dan menerima penghargaan tingkat nasional penerapan KUR terbaik se-Indonesia justeru di Mutasi di wilayah bali?.
Bukan hanya kali pertama kali ini mutasi dan rotasi di mana saja dan siap di tempatkan dimana saja adalah hal yang klasik sudah di pahami namun dalam hal ini apabila ada yang baik dan masih bisa dipertahankan maka akan lebih baik posisi tersebut bisa tetap pada posisinya.
Pada zaman dulu bupati dan wakil bupati juga ikut mencampuri urusan nasib dan keberlanjutan daripada masyarakat kabupaten bima yakni bupati orang jawapun muncul dan beberapa lainnya juga menikmati kemewahan yang ada di bima dengan cara yang tidak bisa masuk akal sehat namun sejak kepemimpinan anak daerah barulah masyarakat Kabupaten Bima mulai menunjukan jati dirinya sebagai pemimpin bupati asli daerah Bima dengan sendirinya masyarakat terlayani dan terpenuhi.
Sejak di mutasi ke wilayah II Provinsi Bali pemimpin Cabang BNI Bima, H. Muhammad Amir sejak itu pula Kredit Usaha Rakyat (KUR) berantakan dan demontrasipun terjadi sejak adanya Mutasi tersebut.
Pasalnya, kedatangan pemimpin Cabang BNI Cabang Bima yang baru harus belajar lagi mengenai penerapan usaha mikro yang tengah berjalan sebelumnya belum dikuasai oleh pemimpin BNI Cabang Bima.
Informasi yang diendap oleh media ini bahwa kepemimpinan BNI Cabang Bima yang baru menempati BNI Cabang Bima harus belajar dulu baru bisa mencairkan anggaranya dengan beberapa masukan dari pegawai BNI yang ada di BNI Cabang Bima.
Ketua Dewan Pimpinan Cabang Bima (DPC) Serikat Pers Refeormasi Nasional (Sepernas) Kabupaten Bima, Syamsudin Al-Haq, SH yang ditemui, Kamis 05/02/20 mengatakan bahwa pemimpin BNI Cabang Bima, H. Muhammad Amir adalah sosok yang bisa mengerti situasi dan kondisi (Sikon) petani dan peternak yang ada di Kabupaten Bima, Kota Bima dan Kabupaten Dompu," katanya.
Lanjutnya, ekonomi kerakyatan melalui KUR di Bima dan sekitarnya sudah mulai naik salah satu contohnya, sapi bima ketika dijual di luar daerah seperti jakarta dan sekitarnya sangat laku dan di cari terlebih dahulu artinya dari kepemimpinan dan pola yang di lakukan oleh pemimpin asal bima tak diragukan lagi selama massa kepemimpinannya," jelasnya.
Ditambahkannya, kalau pemimpin baru orang jawa tidak paham dengan sikon KUR Mikro yang selama ini diterapkan oleh kepemimpinan H. M. Amir maka tidak ada gunanya sama selali pemimpin baru ditempatkan di BNI Cabang Bima.
"Yang bisa memahami sikon orang bima dan sekitarnya adalah orang bima bukan orang jawa. Kalau jawa memahami orang jawa namun apabila tidak bisa beradaptasi dengan sikon watak karakter orang bima maka percuma saja ditempatkan di bima," Pungkasnya Syamsuddin. (Red/IMB/01).
Pantauan Media ini bahwa sejak mutasi kepemimpinan BNI Cabang Bima selama itu pula KUR agak telat dan terlalu banyak yang harus di pelajari oleh kepemimpinan BNI Cabang Bima. Melihat dan memperhatikan masyarakat Kabupaten Bima dan sekitranya sangat Memprihatinkan apalagi disaat pandemi covid-19.